Welcome...Selamat Datang...

Jumat, 20 Juli 2018

Jika Merasa Sakit Saat "Intercourse"


Merasa sakit saat intercourse (bersenggama) bukan hanya diderita oleh kaum wanita, tetapi bisa juga terjadi pada kaum pria. Penyebab umumnya hampir 80% karena gangguan fisik. Namun demikian rasa sakit ini juga menimbulkan masalah psikis sehingga penanganan akan lebih baik jika dilakukan secara simultan.

Penyebab terbanyak adalah kurangnya cairan pelicin dan penyakit seksual menular. Kurangnya cairan pelicin dapat membuat kulit penis lecet sehingga timbul rasa sakit saat penetrasi. Namun, lecet bisa terjadi karena intercourse yang terlalu cepat dan masturbasi. Infeksi juga bisa menyebabkan kulit penis mudah luka. Bintil-bintil yang muncul akibat penyakit seksual, seperti herpes, bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.

Mengerasnya sebagian kulit dari kulup bisa menjadi penyebab juga, yang membuat kulup kurang elastis sehingga menimbulkan rasa sakit saat kepala penis akan keluar atau masuk kembali. Ini terutama bisa dialami oleh mereka yang penisnya tidak disunat.

Mengerasnya jaringan di bawah kulit di salah satu sisi juga berpotensi menimbulkan rasa sakit saat penetrasi, bahkan malah tidak bisa melakukan penetrasi sama sekali. Masalahnya, penis akan melengkung saat ereksi.

Rasa sakit tidak hanya terjadi saat penetrasi, tetapi bisa juga saat ejakulasi. Apabila sakit timbul saat ejakulasi, biasanya disebabkan infeksi pada prostat atau saluran kemih. Sindrom sakit akut pada prostat dan saluran kemih bisa pula terjadi akibat penurunan aktivitas seksual secara drastis.

Untuk pengerasan jaringan pada kulit penis, vitamin E dosis tinggi disertai dengan obat salep atau krim bisa mengatasinya. Operasi kecil (sunat) untuk kulup yang mengeras bisa menghilangkan penyebab secara permanen. Sedangkan untuk gangguan prostat atau saluran kemih, berendam di air hangat terkadang bisa membantu. Jika tidak, anda memerlukan antibiotik untuk mengatasinya.

Salam sehat penuh cinta.

Sumber: "Jalan Menuju Kesehatan"

***
Solo, Jumat, 26 Januari 2018
Suko Waspodo
ilustrasi: zliving doc.

0 comments:

Posting Komentar