Welcome...selamat datang...

Padi organik petani hasil pendampingan kami

Padi Rojolele organik

Lokomotif tua di kota kecil Cepu, Blora

Lokomotif tua yang sekarang kadang-kadang digunakan untuk kereta wisata di lingkunagn perhutani Cepu-Blora.

Jajanan khas Jawa

Jajanan khas Jawa ini sekarang sering disajikan dalam acara formal maupun informal. Lengkap, rasanya bervariasi dan sehat.

Para peserta LDK di Tawangmangu

Latihan Dasar Kepemimpinan diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa Surakarta di Tawangmangu pada tahun 2011.

Di Tanah Lot Bali

Refreshing di Bali pada tahun 2010, bersama teman-teman dosen.

Senin, 23 Juli 2018

Kunci Kemenangan Para Petahana


Pelaksanaan Pilkada dan Pilpres negeri ini semakin dekat. Semakin seru pula persaingan untuk memperebutkan posisi kepala daerah dan bahkan presiden. Wajah-wajah baru di panggung politik dan wajah-wajah lama saling berebut. Baliho, spanduk dan berbagai jenis atribut kampanye semakin masif ditebar untuk satu tujuan, kekuasaan.

Kekuasaan memang bisa dimaknai sebagai sarana untuk mewujudkan idealisme demi kesejahteraan seluruh rakyat tetapi bisa juga dimaknai untuk sarana memperkaya diri pribadi. Meskipun yang kedua ini tentu saja tidak diungkapkan dan bahkan ditutupi dengan idealisme indah demi kepentingan seluruh rakyat.

Bagi pendatang baru dalam kancah persaingan di pemilihan ini memang sangat berat. Butuh biaya moral yang tidak sederhana dan material yang tidak sedikit. Apabila pertempuran terjadi antara sama-sama calon kepala daerah baru mungkin tidak terlampau berat, biasanya lalu saling beradu janji manis pada saat kampanye.  Namun lain persoalannya kalau pendatang baru melawan petahana, pasti sangat berat, kecuali petahananya sangat buruk dalam kepemimpinan masa lalunya.

Bagi petahana kunci kemenangannya ada pada rekam jejak kepemimpinannya. Apabila selama menjadi kepala daerah atau bahkan presiden senantiasa memimpin rakyat dengan benar, menjalankan amanat rakyat, memenuhi kebutuhan rakyat, memajukan rakyat dan tentu saja tidak korupsi, pasti lebih mudah bagi yang bersangkutan untuk dipilih kembali.

Mengacu pada pengalaman pilkada dan pilpres sebelumnya terbukti bahwa hampir semua petahana memenangkan pilkada atau pilpres untuk jabatan periode ke duanya. Perkecualian tentu yang terjerat kasus korupsi, buruk kepemimpinannya atau menjadi korban kelicikan politik lawan pada saat pemilihan periode ke duanya.

Keberpihakan kepada rakyat banyak yang telah dilakukan oleh petahana saat memimpin tetap menjadi kunci utama kemenangan. Suara-suara nyinyir di media sosial dan hoax hanyalah sedikit gangguan karena pada dasarnya sebagian besar masyarakat tidak menggunakan pemberitaan media sebagai pedoman memilih tetapi lebih pada kenyataan perbaikan taraf hidup serta kemajuan yang mereka alami dan rasakan secara nyata.

Kita ambil sedikit contoh, kemenangan yang dialami oleh Joko Widodo dan F.X. Hadi Rudyatmo, masing-masing pernah memenangkan pilkada sebagai Walikota Solo saat periode ke dua, pada pilkada yang lalu, membuktikan bahwa sebagai petahana mereka nyaris tanpa cela rekam jejaknya sehingga warga masyarakat Solo tidak ragu-ragu untuk mempercayakan kepemimpinan kota Solo kepada mereka lagi. Ini terjadi saat mereka berpasangan atau pun saat Rudy berpasangan dengan Achmad Purnomo.  SBY saat memenangkan sebagai Presiden RI di periode ke dua juga dilandasi bahwa kepemimpinannya di periode pertama berkenan bagi sebagian besar rakyat Indonesia waktu itu. Meskipun di periode ke duanya SBY memang tidak meninggalkan sejarah yang manis bagi negeri ini.

Untuk pilkada yang akan datang ini bisa dipastikan masih akan dimenangkan oleh para petahana. Di sisi lain para pemimpin yang naik jenjang dari Bupati atau Walikota dan mencalonkan diri sebagai Gubernur juga mempunyai kans yang besar untuk menang apabila mereka punya rekam jejak yang baik dimata rakyat.

Ganjar Pranowo, sebagai satu contoh,  tampaknya tidak akan banyak kesulitan untuk kembali memimpin Jawa Tengah karena dia cukup berhasil memenuhi keinginan rakyat, khususnya dalam hal pelayanan masyarakat yang semakin baik. Sementara itu Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil akan bersaing cukup ketat untuk memperebutkan kursi Gubernur Jawa Barat karena keduanya mempunya rekam jejak yang sama-sama baik di jabatan mereka sebelumnya, sebagai Walikota Bandung dan Bupati Purwakarta.

Sebagai petahana, Presiden Jokowi juga sudah membuktikan mumpuni memimpin negeri ini. Sebagian besar rakyat negeri ini yang sudah terbukti mengalami perbaikan taraf hidup dan menikmati kemajuan di daerahnya pasti tidak akan merelakan Jokowi hanya menjadi Presiden satu periode saja. Rakyat negeri ini menginginkan Jokowi terus melanjutkan program perbaikan negeri ini dengan pola kepemimpinannya dan tak kalah pentingnya juga menyiapkan karpet merah untuk Presiden berikutnya, setelah 2024. Tentu saja dengan harapan kepemimpinan yang semakin lebih baik. Fakta memang menunjukkan bahwa Jokowi memang sudah membuat pondasi bagi kepemimpinan yang lebih baik dan semakin baik di masa yang akan datang.

Seperti dinyatakan di atas memang banyak yang terus nyinyir dan mencoba menjegal para petahana yang sudah terbukti baik kepemimpinannya, tetapi yakinlah bahwa rakyat semakin cerdas  dan tidak ingin negeri ini mengalamai kemunduran. Biarlah para politisi busuk menggonggong tetapi para pemimpin negarawan terus bergerak berpihak pada kesejahteraan rakyat. Merdeka !!!

Salam damai penuh cinta.

***
Solo, Jumat, 16 Maret 2018
Suko Waspodo
ilustrasi: youthmanual.com

Meludah dan Membuang Sampah Sembarangan

Beberapa hari ini lagi seru perbincangan menyoal tentang penerapan sanksi serta denda bagi yang merokok dan atau mendengarkan musik saat berkendaraan bermotor. Peraturan ini sangat masuk akal bagi para pengendara kendaraan bermotor dan bahkan sepeda sekali pun.

Percikan nyala rokok jelas membahayakan pengendara lain yang ada di belakang atau sampingnya. Seperti yang pernah dialami oleh seorang penulis kompasiana yang terungkap dalam tulisannya beberapa hari yang lalu. Hal tersebut juga pernah saya alami. Hanya bedanya saya tidak terpercik ke mata tapi percikan api mengenai baju saya dan jadi berlubang. Pasti merugikan juga meski tidak separah yang terkena di mata.

Tentang mendengarkan musik, terutama yang menggunakan headset,tentu saja sangat berbahaya karena yang bersangkutan akan kurang berkonsentrasi mengemudi dan berbahaya lagi tidak bisa mendengar suara klakson atau suara mesin mobil/motor yang mendekat di belakangnya.

Namun selain dua hal tersebut masih ada lagi yang tak kalah pentingnya untuk diberi sanksi dan denda tegas yaitu masalah meludah dan atau membuang  sampah sembarangan . Kedua perilaku ini sudah terbukti sangat merugikan pengguna jalan atau pengendara lain. Meludah dan membuang sampah sembarangan saat tidak berkendara saja sudah sangat biadab apalagi dilakukan saat berkendaraan.

Beberapa kali saya pernah mengalami terkena ludah dari pengendara kendaraan di depan saya. Pengendara sepeda motor meludah kesamping saat berkendara di keramaian dan ludahnya mengenai saya yang jaraknya tidak terlalu jauh di belakangnya. Celakanya lagi ludahnya berdahak dan mengenai lengan saya.  Bukankah sangat menjijikkan?

Pernah kejadian juga penumpang di sebuah mobil membuang plastik berisi muntahan mabuk kendaraan keluar  jendela saat kendaraan berjalan dan mengenai kendaraan lain di belakangnya. Sisa makanan atau bungkus makanan serta plastik bekas minuman es teh yang diplastik juga sering dibuang sembarangan. Ini biasanya sering terjadi pada kendaraan penumpang umum, tetapi juga berulang kali terjadi pengemudi atau penumpang  kendaraan pribadi yang membuang sampah sembarangan seperti ini.

Sudah saatnya sanksi tegas diberlakukan. Seandainya keterbatasan petugas polisi dalam mengawasi pelanggaran ini mungkin bisa diterapkan untuk memberi penghargaan bagi yang berani melaporkan pelanggaran yang terjadi beserta buktinya. Bagi yang menjadi korban perilaku sembarangan ini pun sebaiknya juga melapor ke pihak berwajib.

Sudah saatnya kita mencontoh Singapura dalam penegakan disipin ini. Meski negara kita lebih luas dan penduduk kita lebih banyak bukan berarti tidak mungkin untuk memberlakukan perilaku disiplin di jalanan.  Bangsa yang bermartabat adalah bangsa yang beradab.

Salam damai penuh cinta.

***
Solo, Jumat, 16 Maret 2018
Suko Waspodo
https://www.kompasiana.com/sukowaspodo_99/5aab079ebde5752bac4c6275/meludah-dan-membuang-sampah-sembarangan
https://tulisansuko.wordpress.com/
ilustrasi: PicCom doc.

Jokowi dan Keserasian Calon Pendampingnya


Hari-hari  ini perbincangan politik  di negeri ini semakin seru dan memanas saja. Perbincangan tentang capres sudah semakin mengerucut pada pertempuran antara Presiden Joko Widodo dengan Prabowo Subianto. Di atas kertas serta menurut survei elektabilitas Jokowi jauh mengungguli si Wowo. Maka sekarang yang justru menarik dicermati dan diperbincangkan adalah siapa cawapres yang layak mendampingi  Jokowi.

Dalam tulisan ini mengandaikan bahwa yang paling dikehendaki oleh rakyat untuk periode 2019-2024 masih tetap Presiden Joko Widodo yang memimpin Indonesia. Selanjutnya kita akan mencermati siapa yang akan mendampingi dia. Menurut media dan lembaga survei memang ada lebih dari 10 orang yang memungkinkan atau merasa mampu mendampingi Jokowi sebagai cawapres.  Namun kali ini kita ingin membatasi  pada 6 figur yang sampai saat ini paling banyak diperhitungkan yakni, Sri Mulyani, Muhaimin Iskandar, Muhammad Romahurmuziy, Mahfud MD, Gatot Nurmantyo dan Prabowo Subianto.

Membicarakan keserasian tentu yang  jadi pertimbangan adalah masalah penampilan fisik dan sikap. Manakah yang paling serasi mendampingi Jokowi  (saat ini usianya hampir 57 tahun) dari 6 figur tesebut di atas.  Kalau mengenai keserasian pandangan politik dan kecocokan visi-misi sudah banyak yang membahasnya. Maka kali ini kita akan membahas yang ringan-ringan saja tetapi juga tidak kalah pentingnya, masalah keserasian penampilan fisik cawapres pendamping Jokowi.

Sri Mulyani Indrawati

Pasangan presiden pria dengan wakil presiden wanita memang menjadi pasangan yang paling serasi dan keren dipandang. Kita pernah punya Gus Dur dan Megawati, meski sebentar, yang akan datang ini mungkin indah apabila Joko Widodo berpasangan dengan Sri Mulyani. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia  serta Menteri  Terbaik di Dunia yang berusia baru hampir 56 tahun ini sangat serasi mendampingi Joko Widodo. Perpaduan penampilan tegas dan sederhana dari Jokowi dengan penampilan cantik, lembut dan elegan dari Sri Mulyani. Betapa anggunnya saat mereka berdua tampil berdua di acara-acara resmi kenegaraan ataupun di situasi informal.

Muhaimin Iskandar

Cak Imin merupakan pribadi yang serasi kesederhanaannya dengan Jokowi, usianya 51 tahun.  Sifat humorisnya juga sangat pas berpasangan dengan Jokowi yang tidak mengedepankan formalitas. Dalam berbagai kesempatan kita juga sudah sering memperhatikan kecocokan mereka. Baik dalam komunikasi serius maupun bercandaan. Dari  segi usia juga sangat serasi. Senioritas Jokowi dalam usia dan kebijaksanaan cara berpikir sangat pas dengan Cak Imin yang lebih muda, mau belajar dan tidak sombong. Dalam postur tubuh memang terlihat lebih serasi wakil presiden dengan postur tubuh yang lebih pendek dari presidennya. Seperti terlihat antara  Soekarno-Hatta,  Soeharto-Habibie, SBY-JK, SBY-Boediono dan tentu saja Joko Widodo dengan Jusuf Kalla saat ini.

Muhammad Romahurmuziy

Romahurmuziy memang sebelas duabelas dengan Cak Imin, usia sama mudanya, sama-sama ketua umum partai dan juga sama-sama dekat dengan Jokowi.  Yang membedakan pastinya Romahurmuziy terkesan tidak suka bercanda dan wajahnya terkesan selalu serius, berbeda dengan Cak Imin yang sedikit suka cengengesan dan murah senyum. Postur tubuh memang Romahurmuziy lebih tinggi dari Cak Imin, hampir sama tinggi dengan Jokowi.  Jokowi-Romahurmuziy sangat serasi dalam acara-acara formal kenegaraan. Romahurmuziy saat ini usianya baru 43 tahun, sangat muda dan berpotensi.

Muhammad Mahfud M.D.

Saat tulisan ini disajikan Mahfud baru saja menyatakan bersedia apabila dirinya dikehendaki untuk menjadi cawapres mendampingi Jokowi. Kesederhanaan sikap, penampilan serta tutur katanya sangat serasi dengan Jokowi. Joke-joke politiknya juga sangat menyentil seperti kebiasaan Jokowi. Ketegasan serta sikap konsistennya sangat pas mendampingi Jokowi. Postur tubuhnya juga tidak melebihi tinggi tubuh Jokowi. Mungkin faktor usia saja yang terkesan Mahfud sedikit lebih senior, usianya sudah 61 tahun.

Gatot Nurmantyo

Pria kelahiran 58 tahun yang lalu ini memang terkesan lebih sangar penampilannya dibanding Jokowi yang tidak ada kesan galak sedikit pun. Mungkin faktor latar belakang militernya serta mantan Panglima TNI yang membuat kesan keras pada penampilan serta sorot matanya. Dari segi penampilan fisik memang rasanya tidak serasi pasangan Jokowi-Gatot. Dalam sejarah kepemimpinan negeri ini juga belum pernah presidennya sipil  dan wakilnya latar belakang militer. Rasanya tidak pantas Jokowi memiliki wakil dengan latar belakang militer. Biarlah Gatot Nurmantyo sebagai mantan Panglima TNI saja atau suatu saat nanti bisa diminta jadi menteri atau penasihat presiden.

Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Pria berusia 66 tahun, mantan Danjen Kopassus serta pernah dicopot jabatannya sebagai Pangkostrad yang kemudian melarikan diri ke Yordania ini, rasanya memang satu-satunya orang yang paling tidak pantas menjadi wakilnya Jokowi.  Secara fisik sungguh tidak serasi, Jokowi yang bisa diibaratkan seperti tokoh Abimanyu dalam pewayangan pasti tidak pas berpasangan dengan si Wowo yang ibarat Duryudono. Dengan alasan serta pertimbangan politik apa pun sebaiknya Joko Widodo jangan berpasangan dengan Prabowo Subianto, mereka seperti air dengan minyak. Biarlah si Wowo sebagai oposan abadi saja, meski sikap oposisinya juga tidak pernah konstruktif.

Demikianlah sedikit ulasan ringan tentang siapa saja yang serasi atau pantas menjadi cawapres mendampingi Jokowi. Semoga bisa menjadi pertimbangan bagi Joko Widodo bersama PDIP serta partai-partai koalisi pendukungnya. Merdeka!!!

Salam damai penuh cinta.

***
Solo, Kamis, 15 Maret 2018
Suko Waspodo
ilustrasi: solotrust.com

Jumat, 20 Juli 2018

Belaian Setia Mentari



















berlaksa butir embun membasahi pagi
mengusap hamparan kehidupan dini
sejuknya membasuh kedamaian hati
menyambut lembaran baru indah hari
pertiwi tak henti menari dan bernyanyi

permai persada senantiasa memesona
kala setiap insan selalu saling mencinta
mencium wangi desah angin nan mesra
memeluk hijau yang semakin merona
mendekap hangat gejolak semesta

musim demi musim berganti selalu
agar kehidupan tak menjadi jemu
kemarau menjaga bumi tiada beku
hujan rekatkan tanah rekah yang pilu
semaikan gairah hidup tuntaskan rindu

ufuk timur semburat sinar mentari
perlahan pasti beranjak penuhi janji
membelai arcapada setulus nurani
setia menghangatkan bumi lestari
merengkuh asa menggapai mimpi

***
Solo, Minggu, 25 Februari 2018, 10:23
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
https://www.kompasiana.com/sukowaspodo_99/5a9238b8caf7db524367c9f4/belaian-setia-mentari?page=all
https://tulisansuko.wordpress.com/
ilustrasi: prosperitynjoy.com

Aroma Sensual, Tebaran Bunga atau Minyak Wangi


Selain berbagai macam wewangian parfum yang disemprotkan ke tubuh, aroma bunga yang ditebarkan atau minyak wangi yang disemprotkan di sekitar peraduan juga menciptakan aroma wewangian yang dapat meningkatkan gairah seks anda dan pasangan.

Tebaran Bunga

Bunga selain indah dipandang, tebaran wanginya pun memesona, menggoda, dan menggairahkan. Jangan sepelekan keberadaan bunga-bunga di rumah, terutama peraduan anda.

Berbagai macam bunga wangi nan memesona dan yang dapat meningkatkan gairah seks antara lain bunga sedap malam, mawar, melati, kenanga, lily, jasmine, lavender dan macam bunga lainnya yang wangi.

Sebagian besar resort biasanya kamar tidurnya ditebari bunga-bunga dengan aroma eksotis. Suasana kamar jadi begitu menggoda. Apalagi resort biasanya ada di area yang sepi. Aroma bunga-bunganya pasti akan semakin membangkitkan gairah.

Anda bisa meniru tradisi di resort itu dengan menebar bunga-bunga yang masih segar ditaruh dalam sebuah pot berisi air, di setiap pojok ruangan, dihiasi kuntum bunga yang wangi. Bila sudah mengering lalu dibuang, ganti dengan bunga baru yang lebih segar. Rasakan segarnya aroma wangi bunga di peraduan maupun kamar tidur anda.

Minyak Wangi

Kecuali tebaran bunga, anda juga bisa menggunakan minyak wangi yang berbau eksotik di berbagai tempat di kamar tidur anda. Seperti bantal, guling, sprei dan selimut, sebab akan menghilangkan bau apek atau tidak sedap. Wewangian perfume oil ini bisa anda nikmati dengan aroma, patchouli, atau jasmine.

Demikianlah, bukan hanya tubuh yang mesti wangi, tetapi juga peraduan anda. Bau tidak sedap timbul karena keringat atau liur saat tidur nyenyak. Biasanya bantal sasaran liur, basahnya keringat pada selimut maupun sprei.

Maka periksa dulu bantal, guling dan semua yang berhubungan dengan ranjang, apakah sudah wangi. Sehingga wangi yang dihirup bukan hanya dari aroma tubuh tetapi juga ranjang peraduan, dimana itu merupakan tempat eksekusi adegan ML yang akan digeluti.

Nah, dengan keharuman wangi tubuh, peraduan yang menggelora serta wangi nan menggoda, menunjang kenikmatan seksual. Pasti dahsyat, ML tak akan ada habisnya. Selamat bercinta.

Salam wangi penuh cinta.

***
Solo, Minggu, 4 Februari 2018
Suko Waspodo
https://www.kompasiana.com/sukowaspodo_99/5a76894fcf01b46a930ba1b2/aroma-sensual-tebaran-bunga-atau-perfume-oil
https://tulisansuko.wordpress.com/
ilustrasi: referensirumah doc.

Aroma Sensual, Parfum


Pemilihan parfum harus tepat untuk tubuh. Sebaiknya disesuaikan dengan aktivitas dan karakter pribadi yang bersangkutan. Usahakan wewangian itu dapat menggoda siapa pun yang dekat atau pasangan anda. Oleh sebab itu anda perlu tahu selera aroma si dia. Sekarang tersedia berbagai macam produk parfum dengan berbagai aroma yang menarik.

Aroma kayu-kayuan dapat mengantarkan seseorang balik ke alam dengan keindahan sejuta pesona hasil alam diantaranya kayu-kayuan dari berbagai  macam pohon yang mengandung wangi yang memesona. Wewangian kayu ini dapat dipercaya memberikan wangi yang khas dan berkesan alami. Banyak produk parfum yang mengambil bahan dasar kayu-kayuan.

Wewangian yang alami yang khas bisa menunjang sensualitas seseorang yang mengenakannya. Aroma kayu yang banyak digunakan untuk bahan dasar parfum antara lain jasmine, patchouli, amberwood dan lain-lain.

Bagi kaum pria, wangi parfum kayu-kayuan ini mencerminkan sosok yang kuat akan karakternya. Berbeda dengan aroma wangi bunga yang sepertinya cenderung diciptakan untuk kaum hawa.

Buah-buahan selain enak untuk dimakan, juga menghasilkan wangi yang memberikan kesegaran penuh. Buah-buahan juga banyak digunakan untuk bahan dasar parfum atau wewangian.

Wewangian yang sejuk dan segar dari buah-buahan antara lain, jeruk, apel, strawberry, melon. Baunya yang alami dan segar sangat diminati. Selain menjadi bahan dasar parfum, buah-buahan juga banyak dijadikan wangi-wangian sabun mandi dan lain-lain.

Silahkan memilih aroma parfum nan sensual sesuai dengan karakter serta selera anda dan pasangan.

Salam wangi penuh cinta.

***
Solo, Sabtu, 3 Februari 2018
Suko Waspodo
Ilustrasi: forestlodgemotel doc.

Aroma Sensual, Sabun Mandi


Menghirup aroma wangi kecuali membuat kita merasa sejuk, sedap, memesona dan menyenangkan hati ternyata juga bisa membuat perasaan fresh.

Aroma wangi dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual. Bermacam wewangian bisa diperoleh dari berbagai jenis bunga, sabun mandi, parfum, atau perfume oil. Bahkan aroma keringat badan yang khas serta aroma di bagian tubuh tertentu sering bisa menyulut libido.

Dalam tulisan kali ini akan tersaji lebih dahulu sarana aroma wangi yang paling populer dan sederhana, yakni sabun mandi.

Aroma Sabun Mandi                                                                                                                                                    
Sebagai bagian dari masyarakat modern, kita semua pasti setuju bahwa mandi adalah kegiatan sehari-hari yang rutin kita lakukan. Disamping untuk membersihkan tubuh, mandi juga memberikan kesegaran setelah kita melakukan berbagai aktivitas di luar maupun di dalam rumah.

Aroma sabun mandi yang wangi diyakini bisa menggoda yang menghirupnya. Selain mudah dan sederhana, sabun juga terbukti efektif membuat tubuh selalu wangi asal terpenuhi syarat minimal mandi dua kali sehari.

Dalam kehidupan sehari-hari setiap orang perlu mandi. Demikian pula dalam kehidupan seks, sebagian orang yang akan ML, biasanya mandi lebih dahulu. Sebab setelah mandi pasti tubuh terasa lebih segar dan wangi. Hal ini juga berlaku untuk pasangannya. Karena baik pria maupun wanita pasti menyukai pasangannya yang bersih serta wangi menggoda.

Kesegaran dan aroma wangi tubuh mampu menunjang sensualitas dalam diri. Selain penampilan yang keren, wangi juga harus. Pasangan pasti terpesona dan tergoda  kalau tubuh kita bersih dan wangi.

Untuk itu pilihlah wangi sabun yang segar dan wanginya dapat menggoda pasangan. Jangan sabun sembarangan, apalagi sabun cuci batangan. He...he..he..

Salam wangi penuh cinta.                        

***
Solo, Jumat, 2 Februari 2018
Suko Waspodo
https://www.kompasiana.com/sukowaspodo_99/5a740819cbe5237a34387cd2/aroma-sensual-sabun-mandi
https://tulisansuko.wordpress.com/
ilustrasi: cas42.blogspot.com