Welcome...Selamat Datang...

Minggu, 22 Juni 2014

[FKK] Orkes Perkusi Pipa Minyak

Suko Waspodo, No. 04

Hari belum beranjak siang, aku baru saja pulang dari sekolahku di TK Bhayangkari di kota kecil Cepu. Terdengar suara teman-teman sebaya tetangga memanggil namaku, bergegas aku berganti baju sehari-hari dan kemudian menemui mereka.

Hampir setiap hari kami punya kebiasaan bermain bersama sepulang sekolah. Permainan yang sering kami lakukan adalah memukuli secara berirama deretan pipa minyak  yang ada di seberang jalan di depan rumahku.

Rumahku dekat dengan pengolahan minyak bumi mentah untuk dijadikan minyak tanah. Ada lima deret pipa minyak di pinggir jalan yang merupakan aliran dari tempat pertambangannya di sebelah utara kota Cepu menuju tempat penyulingannya di bagian timur kota Cepu.  Pipa minyak tersebut waktu itu berbahan dasar dari besi baja dan berada di permukaan tanah sehingga memudahkan bagi kami untuk bermain seolah-olah ‘orkes perkusi’.

Mungkin isi di dalam pipa tidak sama volumenya sehingga suara hasil pukulan kami bisa bervariasi nadanya. Jenis alat pemukul dari kami yang berbeda beda juga menghasilkan variasi suara. Ada yang menggunakan potongan bambu, kayu, besi atau hanya sekedar menggunakan batu.

Tak pernah bosan kami bermain dengan cara itu. Dibarengi dengan nyanyian asal-asalan khas anak kecil, hari-hari kami terasa sangat menyenangkan dengan permainan sederhana itu. Masa kecil  lebih dari empat pukuh tahun lalu yang sungguh membahagiakan.  Masa yang tak terlupakan indahnya.

***
Solo, Jumat, 13 Juni 2014
‘salam hangat penuh cinta’
Suko Waspodo

0 comments:

Posting Komentar