Welcome...Selamat Datang...

Padi organik petani hasil pendampingan kami

Padi Rojolele organik

Lokomotif tua di kota kecil Cepu, Blora

Lokomotif tua yang sekarang kadang-kadang digunakan untuk kereta wisata di lingkunagn perhutani Cepu-Blora.

SATE BUNTEL KHAS SOLO

Lezat dan bikin kita ketagihan.

Jajanan khas Jawa

Jajanan khas Jawa ini sekarang sering disajikan dalam acara formal maupun informal. Lengkap, rasanya bervariasi dan sehat.

Para peserta LDK di Tawangmangu

Latihan Dasar Kepemimpinan diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa Surakarta di Tawangmangu pada tahun 2011.

Di Tanah Lot Bali

Refreshing di Bali pada tahun 2010, bersama teman-teman dosen.

Minggu, 28 Juni 2015

Keangkuhan















engkau tak perlu tahu
mengapa embun tak lagi bening
rerumputan kehilangan hijaunya
tiada kicauan merdu kala pagi

engkau tak perlu tahu
mengapa surya kian menyengat
tanah meregang kerontang
pepohonan meranggas ngenas

engkau juga tak perlu tahu
mengapa tiada indah cakrawala senja
malam terasa cepat menjelang
tiada bulan maupun bintang

engkau tak pernah mengerti
hati bukanlah batu cadas
yang senantiasa keras
kuat menahan sikapmu culas

engkau tak pernah mengerti
telah engkau tutup rapat mata hati
tetap engkau genggam cinta diri
keangkuhanmu selalu menguasai

engkau memang tak perlu mengerti
sungguh masih ada cinta sejati
senantiasa tulus menyayangi
meski tak mungkin memiliki

***
Solo, Selasa 16 Juni 2015. 2:27 pm
‘salam hangat penuh cinta’
Suko Waspodo
ilustr: lintas.me

Asa dan Cinta













akan kutumpahkan hasratku
agar tak lagi gelisah hatimu
kupersembahkan tulus cintaku
demi untukmu kekasihku

ijinkan aku menggapaimu
biarkan aku memanjakanmu
sepenuh kasih yang kumiliki
tak akan kubiarkan engkau sendiri

begitu menggebu gejolak rasa
tuk membelaimu tuntaskan rindu
meski masih dalam khayalan
seakan engkau telah di sisiku

sungguh hidup senantiasa indah
walau asmara kadang tiada mudah
aku akan terus berlari mengejarmu
untuk merengkuh semua mimpi

aku berharap suatu saat nanti
tatkala semua asa dan cinta teraih
aku ingin selalu mendekapmu
wujudkan perpaduan kita abadi

***
Solo, Senin, 15 Juni 2015. 8:57 pm
‘salam hangat penuh cinta’
Suko Waspodo
ilustr: aryana2296

Terkapar di Kesunyian Hati











terbang lamunanku kepadamu
kala hati masih terkurung mendung
berharap belai cinta membasuh duka
meski asa ini terasa gamang

adakah inginku akan menjadi nyata
atau hanya akan tengkurap dalam mimpi gundah

menatap kanvas kosong
aku butuh genggam tanganmu
bersama warnai putih hasrat
dengan naluri seindah pelangi

mungkinkah akan tercipta indah lukisan
menghiasi perjalanan hidup kini dan nanti

harapan sungguh hanya tinggal harapan
aku kembali terkapar di kesunyian hati

***
Solo, Minggu, 14 Juni 2015. 1:12 pm
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
ilustr: sannekeduijf.com

Manfaat Musik bagi Perkembangan Anak


Musik bermanfaat bagi perkembangan anak. Apa saja manfaatnya dan sejak kapan orangtua bisa mengenalkan musik kepada anak?

Banyak orangtua ingin memberikan pendidikan musik kepada anak-anak mereka sejak dini. Sebelum melakukan hal serupa, ada baiknya anda mengetahui lebih dahulu apa sebenarnya manfaat musik bagi anak.

Musik memang memiliki pengaruh terhadap beberapa aspek perkembangan anak dan hal itu sudah dibuktikan lewat penelitian. Beberapa manfaat musik adalah untuk membantu meningkatkan daya konsentrasi, meningkatkan rasa percaya diri, merangsang sistem saraf otak, meningkatkan kemampuan koordinasi motorik, dan melatih kesabaran. Manfaat tersebut terutama diperoleh saat anak mempelajari musik.

Perlu kita pahami bahwa hendaknya orangtua memperkenalkan jenis musik yang memiliki tingkat irama dan nada yang kompleks, misalnya musik klasik seperti lagu-lagu karangan Mozart, Bach, dan lain-lain. Yang perlu dihindari adalah musik-musik berirama keras seperti musik rock. Selain itu, sebaiknya musik yang diperdengarkan kepada bayi atau anak tidak berlebihan, baik frekuensi maupun volumenya. Ingat, anak butuh saat-saat tenang. Volume musik jangan terlalu keras karena bisa berpengaruh buruk pada gendang telinga si kecil.

Usia dan Durasi

Kapan sebaiknya mengenalkan anak pada musik? Menurut para pakar psikologi hal itu dapat dilakukan sejak dini, bahkan sejak masih berada dalam kandungan. Misalnya dengan memperdengarkan musik lewat CD atau kaset atau memperlihatkan acara musik yang bervariasi dan sesuai dengan usia anak. Namun perhatikan kemampuan anak di setiap tingkatan, seperti berikut ini:

Janin di dalam kandungan, sudah bisa mendengar suara pada usia 20 minggu.

Bayi usia 0 -18 bulan, anak mulai bisa diperdengarkan musik untuk membantu perkembangan otaknya.

Usia 18 bulan – 3 tahun, anak sudah mulai bisa ikut belajar menyanyi karena sudah mampu mengembangkan kemampuan berbahasa, bergerak mengikuti musik, membedakan tempo dan lembut-kerasnya irama musik, mampu memainkan alat musik, sampai belajar bekerja sama dengan anak lain (ketika bermain musik bersama di dalam sebuah kelompok). Selanjutnya, semakin usia bertambah, kemampuan bermusiknya akan semakin berkembang. Rasa percaya dirinya juga akan meningkat.

Apa yang harus dipertimbangkan saat ingin memasukkan anak ke sekolah musik? Inilah hal-hal yang perlu diperhatikan orangtua berkaitan dengan pendidikan musik:

* Jika anak memperlihatkan minat terhadap musik, orangtua bisa mulai memasukkan anak ke berbagai lembaga yang menyediakan pendidikan musik, sesuai dengan usia dan tingkat serta minat anak terhadap musik.

* Amatilah apakah anak menyukai dan menikmati kegiatan tersebut. Bila ya, berarti kegiatan tersebut cocok baginya. Kalau tidak, jangan putus asa dan menyalahkan anak. Cobalah cari kegiatan bermusik lain atau kegiatan lain di luar bermusik yang memang menjadi minat anak.

*  Jika ingin secara khusus mendalami pelajaran musik, sebaiknya tetap jalani dulu pendidikan formal sampai SMP atau SMA. Setelah itu barulah anak dimasukkan ke pendidikan khusus di bidang musik. Pada masa belajar di sekolah formal, anak tetap bisa mengembangkan bakat dan minat musiknya dengan mengikuti berbagai kelompok minat dalam bidang musik.

Berapa lama sebaiknya anak belajar musik? Jawabannya tergantung pada minat dan usia anak. Bila sangat berminat pada kegiatan bermusik, mungkin ia mampu mempertahankan konsentrasinya dalam jangka waktu yang lebih lama. Umumnya semakin meningkat usia, semakin lama pula kemampuan berkonsentrasi. Misalnya, pada anak usia prasekolah ( 3-5 tahun), disarankan kegiatan bermusik berlangsung maksimal 45 menit. Sedangkan usia 6 tahun ke atas bisa sekitar 1-1,5 jam.

Peran Orang Tua

Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini minat anak terhadap musik dan lagu sangat besar. Maraknya tayangan musik di televisi sedikit banyak juga ikut menyuburkan minat tersebut. Masalahnya anak kemudian menjadi gemar meniru lagu orang dewasa. Tetapi kita tidak perlu cemas.

Pada dasarnya anak tidak terlalu paham arti lirik-lirik lagu orang dewasa, kecuali anda memang menerangkannya pada anak. Namun bagaimanapun juga sangat disarankan agar orangtua sebisa mungkin menjaga agar anak mendengar lagu yang sesuai dengan usia anak. Berikut ini tipsnya:

* Ajari anak sejak dini (ketika ia sudah mulai berbicara dan mengenal media umum seperti televisi) bahwa ada tontonan (termasuk lagu) yang diperuntukkan bagi orang dewasa dan untuk anak-anak. Kalau perlu beri alasan bahwa lagu orang dewasa belum dipahami anak-anak, jadi mereka sebaiknya mendengarkan lagu anak-anak yang lebih dimengerti dan lebih lucu.

* Saringlah tontonan anak. Jelaskan bahwa anak hanya boleh menonton acara anak-anak. Orang dewasa lain pun diberi tahu bahwa ketika ada anak-anak di sekitar ruang televisi, sebaiknya tidak menonton acara yang bukan acara anak-anak.

*  Lakukanlah hal-hal berikut ini secara konsisten: Bila anak sudah terlanjur hafal lagu orang dewasa, orangtua tidak usah panik. Kurangi frekuensi memperdengarkan lagu-lagu tersebut dan jangan direspon berlebihan ketika anak menyanyikannya. Tidak usah ditertawakan atau dimarahi karena akan semakin memperkuat perilaku anak. Berikan lagu pengganti yang sesuai dengan usianya.

Perlu diingat oleh para orangtua agar tidak latah dan mudah terjebak berbagai tren. Mendengarkan dan belajar musik pada anak memang kebiasaan yang baik dan perlu dipupuk sejak dini. Namun jangan lalai memerhatikan hal lain yang juga penting, seperti asupan makanan. Intinya, lakukan kegiatan bermusik secara berimbang.

Semoga sharing pengalaman kecil ini bermanfaat bagi anda. Selamat menjadi orangtua yang bijaksana dalam mendampingi perkembangan anak.

Salam hangat penuh cinta.

***
Solo, Jumat, 5 Juni 2015
Suko Waspodo
Ilustrasi: aldosianturi.com

Ini Akibat Buruk Rokok (Juga)


Kesehatan paru-paru menurun, stabilitas metabolisme tubuh berantakan, fungsi organ dalam tubuh berkurang, hanya sebagian efek yang didapat akibat menghisap rokok. Belum lagi polusi udara, yang terkadang membuat orang-orang di sekitar anda marah bukan kepalang, akibat mencium bau rokok yang kurang sedap.

Apakah hanya itu? Ada akibat buruk rokok lain yang mungkin belum anda ketahui, bahkan mungkin tidak pernah disangka sebelumnya.  Berikut adalah paparan mengenai akibat tersebut.

Merusak Fungsi Pencernaan

Kebiasaan merokok ternyata juga berakibat buruk pada perut serta usus, dan sayangnya, tidak banyak yang dapat anda lakukan setelahnya. Racun yang ada di dalam rokok akan mengikis selaput perut dan tidak membiarkan enzim pencernaan bekerja dengan baik. Ini juga yang menjadi penyebab, mengapa perokok berat biasanya mengalami kesulitan pencernaan.

Dehidrasi

Perokok harus mendapat asupan cairan dua liter lebih banyak daripada manusia normal yang bukan perokok. Karena rokok memiliki akibat merusak keseimbangan kandungan cairan di dalam tubuh. Merokok dapat menyebabkan kekeringan dari dalam tubuh. Akibat jangka panjangnya dapat dilihat dari bibir yang kering, kulit kering, dan bermacam-macam masalah urinal.

Mengurangi Energi

Banyak perokok bercerita kalau mereka dapat bekerja sampai larut malam karena merokok memberikan semangat. Tetapi ini sesungguhnya tidak benar. Karena merokok memang memengaruhi energi tubuh anda, namun bukan memberikan pasokan semangat, melainkan justru merusak sistem dan kemampuan paru-paru. Ya, modal anda bernafas tersebut tidak bisa memberikan pasokan udara secara maksimal. Jika sudah begitu, mana mungkin anda merasa memiliki banyak energi?

Merusak DNA

Ketika anda merokok, bahkan untuk pertama kalinya, kandungan tar yang ada di dalamnya akan langsung merusak DNA di dalam tubuh anda. Belum diketahui secara pasti, sampai sejauh apa kerusakan DNA yang dialami perokok. Yang jelas, akibat itu akan berlanjut di keturunan anda yang mewarisi DNA dari tubuh anda.

Merusak Indera Perasa

Jika anda adalah perokok berat, maka ada kemungkinan besar bahwa indera perasa yang ada di lidah akan rusak dengan lebih cepat. Itulah mengapa perokok berat biasanya tidak terlalu masalah dengan makanan super pedas, atau makanan dengan rasa yang menusuk. Lidah sudah tidak terlalu sensitif lagi.

Kerontokan Rambut

Apakah anda tipe pria yang mengalami rambut rontok, dan kesusahan mencari penyebab mengapa rambut terus rontok? Jika anda perokok berat, berarti tidak perlu mencari penyebabnya lagi. Rokok adalah penyebabnya. Merokok dalam jumlah banyak dapat menyebabkan rontoknya rambut dan kebotakan dini. Kasus ini terjadi khususnya pada pria.

Nah, sharing pengetahuan kecil ini dimaksudkan untuk memberi tambahan pemahaman bagi anda (lagi) tentang bahaya rokok. Apakah anda masih berniat meneruskan kebiasaan merokok? Atau, apakah anda yang bukan perokok berniat menjadi perokok? Sebaiknya hindarilah rokok dan tetaplah hidup sehat.

Tulisan pendek ini dipersembahkan dalam rangka menyambut Word No Tobacco Day tanggal 31 Mei. Selain itu yang lebih penting lagi dipersembahkan bagi kehidupan yang lebih baik dan sehat.

Salam sehat penuh cinta.

***
Solo, Sabtu, 30 Mei 2015
Suko Waspodo
Ilustrasi: balitapedia.com

Tiada Lagi



















aku rindu bening embun
berkilau di dedaunan hijau
namun tiada lagi
tersaput asap yang lalim

aku rindu kicauan burung
bercengkerama di pepohonan
namun tiada lagi
terkubur hutan beton

aku rindu hangat mentari
membelai mesra kala dini
namun tiada lagi
terpenjara debu kelabu

aku rindu bening tirta
membasuh lelah diri
namun tiada lagi
tercemari keruh industri

aku rindu hadir pelangi
mewarnai gundah hati
namun tiada lagi
terkekang kemarau panjang

aku rindu bulan dan bintang
menerangi kelam malam
namun tiada lagi
terhalang pencakar langit

aku rindu merdu tembang
menghibur gamang hati
namun tiada lagi
terkurung raung mesin

aku rindu kedamaian
melingkupi indah kehidupan
namun tiada lagi
terkungkung keserakahan

***
Solo, Minggu, 24 Mei 2015
‘salam hangat penuh cinta’
Suko Waspodo
ilustr: ego-alterego.com

Senin, 22 Juni 2015

Agar ‘Mood’ Saat Bercinta Tetap Terjaga


Tidak bisa disangkal bahwa melakukan hubungan seks dengan pasangan adalah suatu kegiatan yang sangat menyenangkan dan sekaligus menyehatkan. Tetapi, aktivitas penuh gairah tersebut seringkali gagal karena berbagai faktor, salah satunya adalah karena mood Si Dia terganggu. Oleh sebab itu sangat  penting bagi kita kaum pria untuk menghindari beberapa hal berikut ini agar mood pasangan kita bisa tetap terjaga dalam kondisi baik.

Gangguan Ponsel

Ketika ingin berhubungan seks, jauhkanlah ponsel atau perangkat sejenisnya dari tempat tidur anda. Mengapa? Bunyi panggilan atau pesan sesungguhnya akan merusak mood pasangan, di mana pada akhirnya dapat berujung pada kegagalan bercinta.

Aroma Tubuh yang Tidak Sedap

Pastikan seluruh anggota tubuh anda bersih serta wangi sebelum ‘bertempur’ di atas ranjang. Perlu anda pahami, aroma tubuh yang tidak sedap membuat Si Dia jadi tidak nyaman berlama-lama berada di dekat anda. Dan apabila anda tak mengindahkannya, jangan harap hubungan seks yang telah anda rencanakan bisa berjalan dengan mulus.

Salah ‘Kostum’

Mengenakan celana dalam yang jelek atau bolong juga berpotensi besar menggagalkan hubungan seks anda. Karena itu, gunakanlah celana dalam yang menarik agar anda lebih percaya diri. Lebih lanjut, memakai dalaman yang oke juga membuat anda terlihat seksi di mata pasangan.

Berbicara Masa Lalu

Mood pasangan anda juga akan terganggu apabila anda membicarakan masa lalu (terkait mantan) sebelum berhubungan seks. Solusi terbaik: Bicarakanlah hal-hal menyenangkan yang ingin anda dan pasangan capai di kemudian hari. Dengan begitu, gairahnya untuk bercinta juga akan meningkat.

Tertidur

Selelah atau sengantuk apa pun kondisi anda, jangan pernah tertidur saat foreplay atau saat ‘pertempuran’ berlangsung. Masalahnya, jika sampai hal itu terjadi, dapat merusak mood Si Dia untuk bercinta, bahkan bukan tidak mungkin akan membunuh kehidupan seks anda dan pasangan di hari-hari berikutnya.

Itulah beberapa hal yang perlu anda perhatikan agar anda tidak gagal dalam bercinta. Sederhana dan mudah bukan? Jagalah mood pasangan anda. Semoga sharing pengalaman ini bermanfaat bagi anda.

Salam hangat penuh cinta.

***
Solo, Sabtu, 23 Mei 2015
Suko Waspodo
Ilustrasi: segiempat.com