Welcome...Selamat Datang...

Minggu, 28 Juni 2015

Paus Fransiskus: Pemanasan Global Mengancam Bumi


Paus Fransiskus mengingatkan bahwa pemanasan global tengah mengancam planet ini dan beliau menyatakan keharusan moral untuk mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, kata sumber-sumber Vatikan beberapa hari yang lalu.

Ensiklik mengenai lingkungan hidup secara resmi dirilis pada Kamis (hari ini), pemimpin 1,2 miliar umat Katolik dunia itu mengatakan perubahan iklim terutama adalah buatan manusia.

Masukan Bapa Suci datang pada saat yang kritis dalam perdebatan global, apa yang bisa dilakukan untuk membalikkan perubahan iklim dan dampaknya.

Intervensi Paus, dilihat sebagai sebuah potensi pengubah permainan oleh kelompok-kelompok Hijau, datang enam bulan sebelum para pemimpin internasional berkumpul di Paris untuk membuat kesepakatan global tentang langkah-langkah mengurangi emisi karbon.

Paus Fransiskus menjelaskan pandangannya dalam bentuk ensiklik, prinsip-prinsip dasar yang dirancang membimbing ajaran Katolik tentang topik yang dikeluarkan sebagai surat dari Paus kepada para uskup di seluruh dunia.

Ensiklik,yang berjudul “Laudato Si“, akan mereferensi pandangan tentang perubahan iklim yang sangat berpengaruh di Amerika Serikat dengan mengakui bahwa kasus alam seperti aktivitas gunung berapi telah memberi kontribusi pada fenomena meningkatnya suhu.

Namun itu akan meninggalkan keraguan bahwa Paus yakin bahwa penyebab terutama adalah manusia,  mengurangi bahan bakar fosil, dan mengembangkan sumber energi alternatif, demikian kutipan dari draf bocor yang diterbitkan secara online oleh mingguan Italia L ‘Espresso.

Dampak yang Besar

“Kekuatan alam yang besar tidak berada di bawah kendali kita, penyebab manusia,” kata seorang sumber yang dekat dengan teks akhir ensiklik.

“Ada bukti ilmiah yang kuat bahwa faktor manusia sudah memiliki banyak dampak dan menyebabkan kerusakan besar tidak hanya untuk alam itu sendiri tetapi juga untuk kehidupan orang-orang di seluruh dunia, khususnya masyarakat miskin.”

Pemikiran Paus Fransiskus tentang masalah ini sejalan dengan pandangan yang diuraikan dalam laporan PBB 2013 yang menyimpulkan bahwa ada kemungkinan 95 persen pemanasan global adalah hasil dari perbuatan manusia.

Dengan mengungkapkan masalah ini Paus  terlihat memiliki potensi mempengaruhi jutaan orang yang belum berpikir serius tentang topik itu, menekan hampir 200 pemerintah yang akan hadir di Paris pada Desember tahun ini.

“Ensiklik itu akan memiliki dampak besar,” kata Christiana Figueres, kepala Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC).

“Paus Fransiskus secara pribadi berkomitmen terhadap masalah ini tidak seperti Paus lain sebelumnya dan dia sangat vokal, sangat meminta perhatian tentang isu ini dan ensikliknya akan menyoroti  masalah itu.”

Dokumen itu akan memoles reputasi Paus Fransiskus sebagai Paus radikal sosial, namun isinya tidak mengejutkan.

Paus memberi pandangannya tentang masalah ini bulan lalu ketika ia memperingatkan “Hari Bumi” bahwa mereka akan bertanggung jawab pada Tuhan jika kerusakan lingkungan menimbulkan  kelaparan global.

Ada tuduhan  bahwa ia adalah “Paus Marxis”, namun Paus Fransiskus mengatakan pada hari Selasa bahwa mengangkat isu kemiskinan tidak membuat anda seorang komunis.

“Jadi sering seseorang mendengar orang-orang mengatakan ‘oh imam ini, uskup ini berbicara terlalu banyak tentang kemiskinan. Mereka bukan komunis sedikit?” Sebaliknya, kemiskinan di tengah Injil. Jika kita bawa keluar, tak seorang pun akan memahami pesan Yesus,” katanya dalam Misa pagi di kediamannya.

Salam damai penuh cinta.

Sumber Berita dan Foto: L ‘Espresso

***
Solo, Kamis, 18 Juni 2015
Suko Waspodo

0 comments:

Posting Komentar