Welcome...Selamat Datang...

Padi organik petani hasil pendampingan kami

Padi Rojolele organik

Lokomotif tua di kota kecil Cepu, Blora

Lokomotif tua yang sekarang kadang-kadang digunakan untuk kereta wisata di lingkunagn perhutani Cepu-Blora.

SATE BUNTEL KHAS SOLO

Lezat dan bikin kita ketagihan.

Jajanan khas Jawa

Jajanan khas Jawa ini sekarang sering disajikan dalam acara formal maupun informal. Lengkap, rasanya bervariasi dan sehat.

Para peserta LDK di Tawangmangu

Latihan Dasar Kepemimpinan diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa Surakarta di Tawangmangu pada tahun 2011.

Di Tanah Lot Bali

Refreshing di Bali pada tahun 2010, bersama teman-teman dosen.

Rabu, 01 Agustus 2018

Tatkala Mimpi Bercinta


















kurengkuh engkau dalam keindahan surga
kubelai di kehangatan peraduan jingga
kukagumi sungguh molekmu pujaan juwita
kukecup keningmu ungkapan tulus mesra
kukulum lembut mungil bibirmu cinta        
kucium jenjang lehermu hasrat asmara
kudekap naluri paduan raga memesona
kubawa engkau terbang ke inderaloka
kuterjaga di kesepian malam gulana

***
Solo, Jumat, 25 Mei 2018. 4:35 am
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: FineArtAmerica

Kutunggu Memadu Kasih



















mungilmu anugerah terindah yang kumiliki
mewarnai khayalku seindah pesona pelangi
meski tiada mudah tuk nyata bersanding diri
namun ketulusan semakin erat satukan hati

ada rentang jarak antara engkau dan aku
pasti bukan penghalang untuk menyatu
menjaga jalinan dengan sapa lekat selalu
agar kesungguhan rasa tak menjadi sendu

setiap saat kita senantiasa ingin bersama
merenda keindahan cinta sepenuh mesra
sadari keinginan tuk selalu berpadu raga
maknai tatkala bergejolak hasrat asmara

kangen kita pastilah gairah tuk bertemu
menemani kesendirian mimpi sunyiku
lalui malam nan sepi menyusuri waktu
asaku mendekapmu tumpahkan rindu

sepenuh harap kutunggu memadu kasih
menghitung hari kunanti tak harus sedih

***
Solo, Kamis, 24 Mei 2018. 2:36 pm
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: szinekesszavak 

Utuslah Roh-Mu



















utuslah roh-Mu ya Tuhan
dan jadi baru seluruh muka bumi

roh cinta kasih
berilah kami ketulusan
tuk mencintai dan mengasihi sesama
seperti kami meneladan citra-Mu

roh kebenaran dan hidup
arahkan kami hanya di jalan-Mu
memahami kebenaran-Mu
senantiasa memaknai kehidupan

roh penolong abadi
rengkuhlah kami dalam peluk-Mu
hindarkan dari mara bahaya
serta kecondongan yang jahat

roh kesetiaan
hadirlah selalu menyertai
agar kami tiada henti memahami
saling menjaga kemurnian hati

roh kedamaian
bimbinglah setiap waktu
untuk kami berbagi karunia-Mu
sehati sejiwa dalam damai sejati

utuslah roh-Mu ya Tuhan
dan jadi baru seluruh muka bumi

***
Solo, Minggu, 20 Mei 2018. 8:46 am
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
(pentakosta)
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustrasi: PenaKatolik 

Peraduan Pantai Selatan













angin pantai selatan membelai rambutmu
panas mentari mengusap hangat wajahmu
berpadu rindu kita di kebersamaan syahdu
meski tiada mudah untuk selalu bertemu

bergandengan tangan kita di terik pesisir
semakin terasa gairah asmara mengalir
kau lukis isyarat tulus cinta di basah pasir
ungkap kasih dalam dekap hasrat berdesir

di keteduhan nyiur kita berpagut mesra
nikmati peraduan alam indah memesona
deburan ombak seindah nyanyian surga
kucium lembut pipimu jingga merona

bening tatap matamu ungkapkan asa
tak banyak kata namun sarat makna
kukecup keningmu sentuhan pinta
senantiasa kesetiaan menyatukan kita

***
Solo, Jumat, 18 Mei 2018. 8:16 pm
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: grafis-media 

Di Mana Nurani

















kengerian beruntun seram merajam
tatkala hati tak lagi memahami kejam
adakah bisikan telah tersaput kelam
menyulut tak berkesudahan dendam

di manakah sembunyikan nurani
bila diri selalu diselimuti dengki
mungkinkah teraih niat yang suci
dengan perilaku nan teramat keji

indah kehidupan ternoda bujukan
mengoyak nalar menggoyah iman
puasi cinta diri penuh kesombongan
niscaya menuai akut kemunafikan

tiada lagi cinta dan tulus kasih
saling memahami kian tersisih
berganti kepiluan dirundung pedih
bahkan tiada sempat tuk merintih

mestinya hidup adalah binar cahaya
menerangi perjalanan yang hanya fana
maknai ciptaan menjalin indah karunia
hingga saatnya mendiami nikmat baka

***
Solo, Kamis, 17 Mei 2018. 12:11 pm
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: amazonaws 

Jenderal Kampret


















senantiasa berperilaku seenak udelmu
memberondongkan fitnah keji selalu
nyinyir kamu tebarkan di setiap waktu
demi ambisi kamu yang tiada bermalu

kamu nyata sosok perusak hak asasi
menghalangi para penegak demokrasi
tatkala era itu kamu memiliki amunisi
untuk bertindak kejam abaikan nurani

sungguh memang sudah menjadi watak
kamu sembarangan main gerak gertak
namun rakyat semakin berani bergerak
karena kebenaran harus terjaga tegak

kini kamu himpun lagi para begundal
untuk lampiaskan nafsumu yang binal
bertindak kian brutal sebuas kaum dajal
tetapi kamu akan segera mati terjungkal

sebenarnya hidupmu sudah tidak berarti
kejantananmu pun sudah putus dikebiri
kemudian hanya mampu mencaci maki
serta menebar kebencian tiada berhenti

silahkan siapa pun tuk terkaget
inilah fakta si jenderal kampret

***
Solo, Rabu, 16 Mei 2018. 10:59 am
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: kampret.com 

Lupa Diri



















ketika hati tak lagi punya nurani
tiada lagi kepedulian manusiawi
tak ada lagi ragu bertindak keji
namun aneh sungguh merasa suci

kepala tak lagi berisi otak
namun bom yang pasti meledak
merasa manusia sok paling benar
tapi sesungguhnya tak punya nalar

haruskah ajaran merusak adab
dengan perilaku teramat biadab

kesombongan diri menumbuhkan pasti
kecondongan terhadap kejam naluri

merasa lebih kuasa dari sang pencipta
memutar balikkan fakta
menentukan surga atau neraka

inilah kekacauan nyata tertuai
dunia yang tak lagi damai
ciptaan yang tercerai berai
cinta kasih kudus kian terabai

wahai  para perusak nan lupa diri
kembalilah ke jalan illahi
sadari makna hidup yang hakiki

***
Solo, Senin, 14 Mei 2018. 3:31 pm
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: lukisanku