ketika hati tak lagi punya nurani
tiada lagi kepedulian manusiawi
tak ada lagi ragu bertindak keji
namun aneh sungguh merasa suci
kepala tak lagi berisi otak
namun bom yang pasti meledak
merasa manusia sok paling benar
tapi sesungguhnya tak punya nalar
haruskah ajaran merusak adab
dengan perilaku teramat biadab
kesombongan diri menumbuhkan pasti
kecondongan terhadap kejam naluri
merasa lebih kuasa dari sang pencipta
memutar balikkan fakta
menentukan surga atau neraka
inilah kekacauan nyata tertuai
dunia yang tak lagi damai
ciptaan yang tercerai berai
cinta kasih kudus kian terabai
wahai para perusak nan lupa diri
kembalilah ke jalan illahi
sadari makna hidup yang hakiki
***
Solo, Senin, 14 Mei 2018. 3:31 pm
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: lukisanku
0 comments:
Posting Komentar