Welcome...Selamat Datang...

Padi organik petani hasil pendampingan kami

Padi Rojolele organik

Lokomotif tua di kota kecil Cepu, Blora

Lokomotif tua yang sekarang kadang-kadang digunakan untuk kereta wisata di lingkunagn perhutani Cepu-Blora.

SATE BUNTEL KHAS SOLO

Lezat dan bikin kita ketagihan.

Jajanan khas Jawa

Jajanan khas Jawa ini sekarang sering disajikan dalam acara formal maupun informal. Lengkap, rasanya bervariasi dan sehat.

Para peserta LDK di Tawangmangu

Latihan Dasar Kepemimpinan diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa Surakarta di Tawangmangu pada tahun 2011.

Di Tanah Lot Bali

Refreshing di Bali pada tahun 2010, bersama teman-teman dosen.

Senin, 22 Juni 2020

Tanda-Tanda



















tulangmu seperti batu nisan
menonjol di antara kulit tandus
kamu tertawa bisikan orang mati
dan gigimu rontok karena peduli

kamu hancur dengan indah
oleh badai di kepalamu
senyummu hampir mati
kamu tidak tahan melihat dirimu sendiri

kamu telah jatuh di antara yang lain
kerangka siapa mereka dulu
sepasukan tentara yang terluka
berjuang untuk kedamaian dalam jiwa mereka

hitungan tubuh memilukan
untukmu yang membersihkan darah
dan berharap mereka bisa lebih bahagia
saat terengah-engah dengan paru-paru terbakar

lorong sekolah telah diubah menjadi
prosesi pemakaman mundur
mereka meratapi yang hidup
karena mereka semua merasa mati

surga adalah satu-satunya obat mereka
tetapi apa definisi
merindukan keheningan tanpa batas
mulut teredam bersukacita pada kekosongan

segala sesuatu tentangmu salah
tetapi kehadiran individualitas
telah tenang dan begitu juga
suara detak jantungmu

***
Solo, Kamis, 4 April 2019. 6:06 pm
'salam damai penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: Willem de Kooning


Minggu, 21 Juni 2020

Bagimu Panglima Tertinggi



















hampir lima tahun engkau memimpin negeri ini
kesejahteraan rakyat semakin nyata terpenuhi
pembangunan semakin merata di seluruh negeri 
kemajuan demi kemajuan membanggakan kami

tiada salah kami percayakan negeri ini di tanganmu
karena semangat kerjamu memacu kami kian bermutu
tak hanya berpangku tangan tapi singsing lengan baju
demi bahagia seluruh rakyat yang senantiasa kita tuju

banyak hambatan yang setiap saat harus engkau hadapi
justru oleh saudara sebangsa dan setanah air kita sendiri
para politisi busuk berkedok terpuji dalam kuasa ambisi
senantiasa merongrongmu dengan berbagai fitnah keji

namun engkau sungguh pemimpin penuh suri tauladan
tiada engkau balas segala perilaku mereka sarat nyinyiran
karena tiada guna hanya menimbulkan rasa permusuhan
engkau rangkul mereka dengan bukti kerja nyata berkenan

wahai panglima tertinggi senapati kebanggaan negeri ini
terus jaga ketegaranmu memimpin kami menata pertiwi
bersamamu kami persembahkan keringat dan darah kami
genapi sepuluh tahun peranmu jokowi menata bangsa ini

***
Solo, Kamis, 4 April 2019. 3:43 pm
'salam damai penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: Baasim Lymzo

Bayi Alam



















bayi alam sebebas burung
bayi alam tidak berbicara sepatah kata pun
bayi alam hidup hari demi hari

bayi alam selalu melayang 
merasakan tanah di sekitar kakiku
sinar matahari mengalahkan panas
perasaanku seperti tidak di sini secara fisik
dan ketika aku melihat-lihat
aku jauh lebih sadar
energi itu terus menghampiriku
saat aku sibuk dengan kehidupan dan bermain

bayi alam bebas
bayi alam itu adalah aku
itulah yang dimaksudkan
bayi alam memberi taman banyak cinta dan energi
dan sekarang taman telah mengelilingiku
dengan beragam keindahan
dan aroma surgawi dari setiap bunga mekar

saat kita berbagi ruang di dalam ruangan besar ini
bayi alam sebebas burung
bayi alam tidak berbicara sepatah kata pun

***
Solo, Kamis, 4 April 2019. 1:08 pm
'salam damai penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: pictureboss.com

Pulau















aku sudah pergi begitu lama
aku lupa bagaimana rasanya tinggal di rumah
kemudian aku tetap di dalam
menyaksikan dunia lewat

semua orang berlalu-lalang
dalam perjalanan ke tempat kerja atau sekolah
aku sungguh tidak tahu
aku merasa bahwa aku harus pergi ke suatu tempat

suatu kali aku adalah bagian dari perlombaan
sekarang aku merasa tidak pada tempatnya
sepertinya komunitas ini
sudah melupakan aku

aku ingin tertawa dan berteriak
sementara aku tetap melihat ke dalam
tetapi aku akan duduk diam
dan menonton dari pulau yang kubuat sendiri

***
Solo, Kamis, 4 April 2019. 11:42 am
'salam damai penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: shibasaki

Apabila Hidup













apabila hidup adalah karunia
maka kita selayaknya mensyukurinya
inilah anugerah agung yang tiada tara

apabila hidup adalah kesempatan
maka kita seharusnya sungguh meraih
meski terkadang kesulitan terasa perih

apabila hidup adalah perjuangan
maka kita selayaknya memacu semangat
karena waktunya sungguh teramat singkat

apabila hidup adalah pencapaian
maka kita selayaknya tunaikan semua asa
agar tersurat dalam lengkap sejarah cita

apabila hidup adalah kisah
maka kita selayaknya tuliskan untai syair
dalam lembaran putih tentang suci pikir

apabila hidup adalah kasih
maka kita selayaknya erat bergandeng tangan
bersama memelihara cinta abaikan perbedaan

***
Solo, Kamis, 4 April 2019. 9:44 am
'salam damai penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: Steve des Landes

Di Hatiku Ada Cinta



















di hatiku ada cinta
sejak kehadiranmu di hidupku
mewarnai setiap waktu milikku
mewujudkan makna tuk berpadu

di hatiku ada cinta
mencoba meraih indah ketulusan
akan pesona yang engkau berikan
labuhkan asmara di hangat haribaan

di hatiku ada cinta
meronta ingin menembus hatimu
tuk menggenggam hasrat bersatu
tiada rela kemesraan tanpa bertemu

di hatiku ada cinta
mengarungi bentang ruang waktu
abaikan rintangan keterbatasan semu
sapaan syahdu semakin kuatkan rindu

di hatiku ada cinta
karena bahagiamu nyata dambaan
seutuh doa senantiasa kupanjatkan
saatnya kita tuk menyatu di peraduan

***
Solo, Kamis, 4 April 2019. 7:55 am
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: French

Tadi Malam



















malam baru saja berlalu
kegelapan membuat sedikit suara
kecuali kami berdua

saat kumelihat ke bawah padanya, keringat jatuh
wajahnya menangkap setiap tetes
lidahnya mencicipi semua yang terjangkau
tangannya di tanganku, niat kami jelas

jantungku berdegup kencang di dadaku
mencoba mengatur napas, untuk selanjutnya
menunggu dengan panas dingin

aku bisa melihat matanya dalam kegelapan
cahaya berapi itu memberitahuku
aku harus memanggil lebih banyak kekuatan

sekarang tangan kami terkunci
dan maksudku ketat
suara kami memecah kesunyian

***
Solo, Kamis, 4 April 2019. 5:13 am
'salam damai penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: Rippingham