Welcome...Selamat Datang...

Jumat, 11 Oktober 2013

Jakarta Tidak di Pulau Jawa

Sudah lama sebenarnya uneg-uneg ini ingin saya ungkapkan tetapi tertunda, namun pada sore ini akhirnya saya tuliskan karena terpacu oleh satu artikel di Kompasiana. Artikel yang berisi harapan agar pemerintah membangun jalan Jakarta ke Jawa agar setiap kali melakukan perjalanan mudik menjadi lancar.

Saya merasa risih dengan penyebutan Jawa tersebut. Dalam konteks artikel tadi Jawa yang dimaksud adalah Jawa Tengah.  Mengapa menyebut wilayah Jawa Tengah dengan Jawa saja? Hal ini sering juga saya dengar dari orang-orang di Jakarta kalau menyebut Jawa Tengah selalu hanya Jawa saja. Mengatakan akan ke Solo, Purwokerto, Jogya atau tempat lain di Jawa Tengah selalu dengan kalimat Saya akan pergi  ke Jawa. Bukankah ini aneh dan keliru?

Hal ini perlu dibenahi.  Apakah Jakarta bukan berada di pulau Jawa? Atau pelajaran Geografi kita perlu dibenahi? Pasti tidak. Yang perlu dibenahi adalah kita yang menggunakan penyebutan dengan kata Jawa itu. Kerancuan arti tidak bisa dibiarkan. Dalam hal ini para pendidik pada sekolah di Jakarta harus selalu mengingatkan kesalahan ini pada para peserta didik demikian juga media masa juga terus membantu membenahi penggunaan istilah ini. Saya akan pergi ke Jawa Tengah. Saya akan mudik ke Solo. Saya baru pulang dari Purwokerto. Ini beberapa contoh kalimat yang benar

Sekedar tulisan sederhana untuk membenahi agar semua pengguna sebutan Jawa tadi tak tampak bodoh. Apakah Jakarta tidak di Pulau Jawa?

Salam damai penuh cinta.
***
Solo, Jumat, 11 Oktober 2013
Suko Waspodo

0 comments:

Posting Komentar