Welcome...Selamat Datang...

Kamis, 13 September 2018

Menata Kembali Format Penulisan Puisi di Kompasiana


Beberapa bulan terakhir ini terjadi masalah dalam format penulisan puisi di Kompasiana. Permasalahannya adalah format awal yang ditulis berubah saat sudah ditayangkan.

Misalnya, saat ditulis awal satu puisi kita tulis dalam 4 bait dengan masing-masing 4 baris tetapi saat tayang berubah menjadi 1 bait dengan 16 baris. Demikian pula jika kita tulis satu puisi dalam 5 bait dengan format 4 baris, 4 baris, 3 baris, 3 baris dan 2 baris maka saat tayang terkumpul jadi 1 bait berisi 16 baris. Tentu saja hal ini merusak keindahan puisi dan makna yang terkandung di dalamnya.

Saya pernah menanyakan lewat 'percakapan' kepada admin di Kompasiana tetapi tidak mendapat jawaban. Mungkin permasalahannya memang di 'setingan program penulisan di blog Kompasiana' dan bukan karena diubah oleh adminnya.

Karena tidak ingin keindahan puisi saya rusak oleh masalah ini lalu saya coba perbaiki format penulisan puisi saya yang sudah tayang lewat 'edit'. Saat saya membuka halaman edit memang format tulisan puisi saya  tetap seperti saat awal saya tulis, lalu 'iseng' saya coba 'blok' seluruh puisi saya dan kemudian saya 'bold' kemudian saya klik simpan, dan jreeeenngg ..... tampilan puisi saya seperti yang saya inginkan jumlah baris dan baitnya. Demikian pula kalau saya blok dan kemudian saya 'italic' juga bisa beres masalah formatnya. Apabila saya tidak ingin dengan format 'bold' atau 'italic' maka caranya saya edit sekali lagi dengan cara yang sama dan format dikembalikan ke format normal lalu klik simpan.

Nah, bagi temin-teman kompasianer penulis puisi, silahkan mencobanya. Dijamin beres permasalahannya. Namun kita pasti berharap pihak pengelola Kompasiana tetap segera membenahi permasalahan ini sehingga penulisan puisi tidak perlu jadi ribet seperti ini. Semoga.

***
Solo, Kamis, 30 Agustus 2018
'salam kreatif penuh cinta'
Suko Waspodo
ilustrasi: kompasiana

0 comments:

Posting Komentar