Welcome...Selamat Datang...

Jumat, 03 Oktober 2014

‘Kacamata Kuda’ bagi Penulis


Kita yang akan memulai menulis karangan baik non-fiksi maupun fiksi pasti harus menentukan tema karangan. Secara umum tema karangan dapat dipahami sebagai sebuah ide sentral di dalam karangan yang akan mampu mengikat keseluruhan uraian, deskripsi dan penjelasan di dalam karangan tersebut.

Sebagai ide sentral, pasti sebuah tema karangan akan mengendalikan keseluruhan isi karangan. Keseluruhan konstruksi karangan pasti akan dapat dikembalikan kepada ide sentral itu. Bagi kita yang menulis, tema karangan akan dapat menuntun diri kita agar dapat sampai pada akhir tulisan secara tuntas.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tema karangan itu ibarat ‘kacamata kuda’ yang akan menjamin kita sebagai penulis untuk berjalan lurus menuju tujuan dan cita-cita yang kita harapkan. Pembahasan atau pemaparan di dalam sebuah karangan atau tulisan tidak menerima uraian yang menyimpang dari tema karangan yang berjati diri sebagai jiwa karangan itu.

Bagi siapa pun yang membaca, tema karangan akan berfungsi sebagai penuntun untuk dapat memahami keseluruhan tulisan atau karangan itu secara tepat. Dengan membaca secara keseluruhan tulisan atau karangan secara cermat, seorang pembaca akan dapat menemukan tema karangan atau jiwa dari karangan itu.

Lebih lanjut, tema karangan yang baik bagi penulis adalah sebagai berikut:
  • Sesuai dengan bidang keahlian penulis.
  • Sesuai dengan bidang studi yang didalami penulis.
  • Sesuai dengan pengalaman penulis, yaitu: penelitian, pekerjaan, keterlibatan.
  • Sesuai dengan bidang kerja atau profesi penulis.
  • Sesuai dengan kompetensi penulis.
  • Sesuai dengan minat penulis.
Sedangkan bagi pembaca, tema yang dianggap menarik adalah sebagai berikut:
  • Sesuai dengan tuntutan pembaca dalam mencapai target tertentu.
  • Sesuai dengan latar belakang ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditekuni pembaca.
  • Sesuai dengan bidang pekerjaan dan profesi yang digeluti pembaca.
  • Memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembaca.
Satu hal lagi yang harus kita pahami berkaitan dengan tema adalah bahwa apabila kita sebagai penulis hendak mengkaji tema tertentu untuk dituliskan dalam sebuah karya tulisan, pastikan bahwa tema itu memiliki data yang melimpah. Data yang melimpah akan memungkinkan sebuah karya, khususnya karya ilmiah, untuk diolah dan diselesaikan secara tuntas oleh penulis.

Hal lain yang juga harus dicermati adalah ketersediaan teori harus benar-benar dijamin oleh si penulis itu sendiri. Dapat kita bayangkan bagaimana sebuah penelitian akan dapat dilakukan kalau tidak ada kerangka teori yang mencukupi untuk menganalisis data yang telah dikumpulkannya itu. Bahkan penelitian-penelitian dasar sekalipun, keberadaan sebuah teori sebagai penuntun dan kerangka kerja mutlak harus disediakan dengan sebaik-baiknya.

Nah, setelah kita banyak memahami segala sesuatu yang berkaitan dengan tema karangan seperti uraian di atas semoga kita tidak ragu-ragu lagi untuk mengenakan ‘kacamata kuda’ saat menulis, sehingga karangan kita menjadi berkualitas serta mencapai tujuannya. Semoga tulisan kecil ini bermanfaat dan menambah semangat kita dalam berkarya.

Salam kreatif penuh cinta.

***
Solo, Kamis, 25 September 2014
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: Theo Michael

0 comments:

Posting Komentar