Welcome...Selamat Datang...

Jumat, 17 Juli 2015

Seperti Mentari











aku selalu mencintaimu
menerimamu apa adanya
meski engkau tak mempercayai aku
menganggap aku pengumbar kata-kata mesra

aku tetap menyayangimu
dengan setulus hati
meski engkau membenci aku
bahkan ingin engkau hindari

aku senantiasa memahamimu
menghargai kehidupanmu
sikapmu
pilihanmu
kebebasanmu

aku tak akan membuat engkau seperti mauku
tetap jadilah dirimu seperti maumu

aku ingin seperti mentari
dengan cahayanya yang abadi
mencintai dan menyayangi kehidupan
meski manusia sering merusak tatanan
hangatnya selalu hadir
dan tak akan pernah berakhir

aku tulis puisi ini
sekadar ungkapan isi hati
tak harus engkau mengerti
apalagi engkau pahami

***
Solo, Selasa, 14 Juli 2015. 6:53 am
‘salam hangat penuh cinta’
Suko Waspodo
ilustr: imgkid

0 comments:

Posting Komentar