Welcome...Selamat Datang...

Kamis, 30 April 2020

Hutan Terberkati


Ayo berjalan bersamaku ke hutan yang terberkati, untuk melihat keindahan luar biasa yang diberikan bumi. Kita akan berjemur di keindahan nyata yang mengelilingi kita, dan mendengarkan alam menyusun karya agung hutan. Seperti suara pohon-pohon yang berbisik-bisik dan aliran-aliran yang membumbung, mengirimkan pikiran kita ke mimpi indah penyair.

Kita akan berjalan di mana sinar matahari membuat daun hutan bersinar. Menenun jalan terbuka untuk menjulur keemasan di semua di bawahnya. Di mana pohon-pohon menaungi kita dari panas musim panas dan sinar yang tajam. Membebaskan pikiran kita sehingga kita dapat melihat cara-cara ibu alam. Dari menciptakan tempat perlindungan memelihara untuk kehidupan yang tinggal di sana, untuk melindungi bangsal lembutnya dari badai terlalu sulit untuk ditanggung.

Ayo duduk di bawah bara yang menyala dari pohon musim gugur, warna yang kaya adalah keajaiban alami yang banyak dilihat orang. Sementara daun berwarna-warni meluncur turun di jalur berputar, seperti bara yang lepas dari sumber api mereka. Bersinar sejenak seolah jatuh ke nasib akhir mereka, sebaliknya, memberi nutrisi pada bumi untuk kelahiran kembali ke kondisi baru.

Hutan musim dingin tampaknya masih menjadi tempat yang sunyi. Namun, di bawah salju dan daun musim gugur dari pangkal pohon, mengalahkan denyut nadi kehidupan baru yang menunggu dengan sabar, untuk kehangatan dan hujan musim semi untuk membuka gerbang alam yang luas. Berkeliaran denganku di bawah pohon berdiri kuat di atas semuanya, untuk menonton mereka tidur dengan tenang sampai panggilan alam memanggil.

Mari kita berjalan-jalan di hutan musim semi di mana kita akan menuai, sukacita bumi membangkitkan anak-anaknya dari tidur. Dan dengarkan paduan suara kehidupan serta saksikan keturunannya tumbuh. Ketika pohon-pohon yang sedang bangun memperbarui kanopi mereka di atas semua di bawahnya. Mari berbagi denganku semangat hutan saat kelahiran kembali. Maka kita juga dilahirkan kembali di dalam kuil bumi ini.

Sesekali mari kita jawab panggilan hutan, datang melihat keindahan hidup dan keajaiban dari semuanya. Jika kita mendengarkan dengan hati kita saat kita berjalan di antara pohon-pohon, kita mungkin memahami pesan yang dibawa dengan mudah bagi kita untuk berbaur dengan roh hutan sehingga akan memperdaya kita berjalan di bawah pohon-pohonnya yang indah untuk sementara waktu.

***
Solo, Rabu, 6 Februari 2019. 2:58 pm
'salam damai penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: Alex Fraser

0 comments:

Posting Komentar