Welcome...Selamat Datang...

Sabtu, 15 Mei 2021

Kepribadian [10] Ciri-Ciri Kepribadian Manajer yang Sukses


Ingat menjadi seorang manajer tidak berarti duduk di kabin tertutup dan memberikan instruksi kepada anggota tim kita. Jangan lupa bahwa penghormatan adalah sesuatu yang selalu didapat, tidak pernah dituntut. Mengadopsi "pendekatan Hitler" tidak hanya akan membuat kita tidak populer di antara anggota tim kita, tetapi juga anggota yang tidak diinginkan dalam organisasi. Tidak ada yang akan mentolerir sifat suka memerintah kita untuk waktu yang lama. Salah satu peran paling penting dari seorang manajer adalah membawa serta timnya dan memotivasi anggota tim untuk memberikan level terbaik mereka. Peran kita adalah untuk mengeluarkan yang terbaik dari karyawan dan juga membantu mereka mengasah keterampilan dan kemampuan mereka.

Buat anggota tim kita merasa bahwa kita selalu bersama mereka. Perpanjang dukungan kita kapan pun diperlukan. Manajer yang baik adalah orang yang tersenyum bahkan pada saat stres. Seorang manajer harus seperti bantal pelindung yang menyerap semua stres dan ketegangan dan tidak pernah beralih ke anggota timnya. Dorong anggota tim kita untuk sering tersenyum karena tidak hanya mengurangi stres di antara anggota tim tetapi juga mengarah ke suasana positif di tempat kerja. Ingat, kita harus menjadi panutan bagi anggota tim kita. Seorang manajer hanya berhasil ketika dia adalah sumber inspirasi yang kuat untuk anggota timnya.

Seorang manajer perlu menjaga dirinya dengan baik. Apa pun yang kita kenakan setiap hari untuk bekerja, anggota tim kita akan secara otomatis mulai mengikuti gaya kita. Pastikan kita berpakaian dengan bijaksana; lagipula kita harus memberi contoh bagi anggota tim kita. Hindari mengenakan pakaian kasual dan warna-warna keras untuk bekerja. Kenakan pakaian yang membuat kita merasa percaya diri dan terlihat baik.

Sebagai seorang manajer, seseorang harus jujur dan berkomitmen penuh terhadap organisasi untuk mengharapkan kesetiaan dari anggota tim sebagai balasannya. Jangan memperlakukan organisasi kita hanya sebagai sumber penghasilan. Mencegah anggota tim kita untuk saling menikam satu sama lain dan menyebarkan desas-desus yang tidak perlu tentang sesama pekerja.

Jangan pernah bersikap kasar kepada anggota tim kita. Jangan memperlakukan karyawan kita sebagai budak. Menghargai karyawan yang berkinerja sangat baik. Tepukan di punggung mereka akan memotivasi mereka untuk melakukan lebih baik di waktu berikutnya. Letakkan nama mereka di papan pengumuman untuk mengakui kerja keras mereka.

Menjangkau kantor tepat waktu. Menjadi tepat waktu adalah sifat kepribadian yang hebat yang membuat kita sukses dalam rentang waktu singkat. Minta anggota tim kita untuk tiba di kantor tepat waktu untuk menghindari keterlambatan yang tidak perlu. Keterlambatan sehingga terlambat pulang tidak menunjukkan bahwa seorang karyawan bekerja keras tetapi mencerminkan keterampilan manajemen waktu yang buruk.

Tinggalkan ego kita saat kita memasuki kantor. Tidak ada tempat untuk ego dan masalah pribadi di tempat kerja. Jangan menyimpan dendam pribadi terhadap siapa pun di tim kita. Hindari mengkritik dan mengolok-olok orang lain.

Sebagai seorang manajer, kita harus fleksibel dalam pendekatan kita. Jadilah realistik. Jangan heran jika anggota tim kita meminta cuti setengah hari atau sehari penuh pada hari ulang tahunnya. Lagipula itu adalah hari yang istimewa baginya. Jangan menghentikannya kecuali dan sampai ada sesuatu yang sangat mendesak di tempat kerja.

Hormati anggota tim kita. Setiap karyawan dalam organisasi harus diperlakukan sebagai salah satu bagian penting terlepas dari penunjukan atau levelnya dalam hierarki.

Jadilah pendengar yang sabar. Berikan telinga simpatik kepada anggota tim kita jika ada pertanyaan. Beri mereka umpan balik yang benar dan pantau kinerja mereka tepat waktu.

***
Solo, Minggu, 23 Februari 2020. 11:56 am
'salam suskses penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
ilustr: Forbes

 

0 comments:

Posting Komentar