Welcome...Selamat Datang...

Kamis, 20 Mei 2021

Studi Baru Memungkinkan Otak dan Neuron Buatan untuk Terhubung melalui Web


Fungsi-fungsi otak dimungkinkan oleh sirkuit-sirkuit neuron-neuron pengikat, yang dihubungkan bersama oleh hubungan-hubungan mikroskopis, tetapi sangat kompleks yang disebut sinapsis. Dalam studi baru ini, yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature Scientific Reports, para ilmuwan menciptakan jaringan saraf hybrid di mana neuron biologis dan buatan di berbagai belahan dunia dapat berkomunikasi satu sama lain melalui internet melalui pusat sinapsis buatan yang dibuat menggunakan nanoteknologi mutakhir. Ini adalah pertama kalinya ketiga komponen tersebut bergabung dalam jaringan terpadu.

Selama penelitian, para peneliti yang berbasis di University of Padova di Italia menumbuhkan neuron tikus di laboratorium mereka, sementara mitra dari University of Zurich dan ETH Zurich menciptakan neuron buatan pada microchip silikon. Laboratorium virtual disatukan melalui pengaturan rumit yang mengendalikan sinaps nanoelektronik yang dikembangkan di University of Southampton. Perangkat sinaptik ini dikenal sebagai memristor.

Para peneliti Southampton menangkap peristiwa spike yang dikirim melalui internet dari neuron biologis di Italia dan kemudian mendistribusikannya ke sinapsis memristif. Respons kemudian dikirim ke neuron buatan di Zurich juga dalam bentuk aktivitas spike. Proses secara bersamaan bekerja secara terbalik juga; dari Zurich ke Padova. Dengan demikian, neuron buatan dan biologis mampu berkomunikasi dua arah dan secara real time.

Themis Prodromakis, Profesor Nanoteknologi dan Direktur pada The Centre for Electronics Frontiers di University of Southampton mengatakan, "Salah satu tantangan terbesar dalam melakukan penelitian semacam ini dan pada tingkat ini telah mengintegrasikan berbagai teknologi canggih dan keahlian khusus yang tidak biasanya ditemukan di bawah satu atap. Dengan membuat lab virtual kami telah dapat mencapai ini. "

Para peneliti sekarang mengantisipasi bahwa pendekatan mereka akan memicu minat dari berbagai disiplin ilmu dan mempercepat laju inovasi dan kemajuan ilmiah di bidang penelitian antarmuka saraf. Secara khusus, kemampuan untuk menghubungkan teknologi yang berbeda secara mulus di seluruh dunia adalah langkah menuju demokratisasi teknologi ini, menghilangkan hambatan yang signifikan untuk kolaborasi.

Profesor Prodromakis menambahkan, "Kami sangat gembira dengan perkembangan baru ini. Di satu sisi ia menetapkan dasar untuk skenario baru yang tidak pernah ditemukan selama evolusi alami, di mana neuron biologis dan buatan dihubungkan bersama dan berkomunikasi melalui jaringan global; meletakkan dasar bagi Internet Neuro-elektronik. Di sisi lain, ia membawa prospek baru ke teknologi neuroprostetik, membuka jalan menuju penelitian untuk mengganti bagian otak yang tidak berfungsi dengan chip AI. "

(Sumber Bacaan: ScienceDaily)

***
Solo, Jumat, 28 Februari 2020. 9:24 am
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
ilustr: knowhowfootage/Adobe Stock
 

0 comments:

Posting Komentar