Welcome...Selamat Datang...

Selasa, 12 Oktober 2021

Digitasi Anjing Anda Menjadi Game Komputer


Para peneliti dari University of Bath telah mengembangkan teknologi penangkapan gerak yang memungkinkan anda mendigitalkan anjing anda tanpa setelan penangkapan gerak (motion capture) dan hanya menggunakan satu kamera.

Perangkat lunak ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan, dari membantu dokter hewan mendiagnosis ketimpangan dan memantau pemulihan pasien anjingnya, hingga aplikasi hiburan seperti membuatnya lebih mudah untuk memasukkan representasi digital anjing ke dalam film dan video game.

Teknologi motion capture banyak digunakan dalam industri hiburan, di mana para aktor mengenakan setelan yang dihiasi dengan spidol putih yang kemudian secara tepat dilacak dalam ruang 3D dengan beberapa kamera mengambil gambar dari sudut yang berbeda. Data pergerakan kemudian dapat ditransfer ke karakter digital untuk digunakan dalam film atau game komputer.

Teknologi serupa juga digunakan oleh para ahli biomekanik untuk melacak pergerakan atlet elit selama pelatihan, atau untuk memantau rehabilitasi pasien dari cedera. Namun, teknologi ini - terutama ketika menerapkannya pada hewan - membutuhkan peralatan mahal dan lusinan penanda untuk dipasang.

Ilmuwan komputer dari CAMERA, pusat penelitian penangkapan gerakan Universitas Bath mendigitalkan pergerakan 14 jenis anjing yang berbeda, dari Dachshund  hingga Golden Retriever, yang merupakan warga the local Bath Cats' and Dogs' Home (BCDH).

Mengenakan pakaian menangkap gerak doggie khusus dengan spidol, anjing-anjing itu difilmkan di bawah pengawasan penangan BCDH mereka melakukan berbagai gerakan sebagai bagian dari kegiatan pengayaan mereka.

Mereka menggunakan data ini untuk membuat model komputer yang dapat secara akurat memprediksi dan mereplikasi pose anjing ketika mereka difilmkan tanpa mengenakan pakaian penangkapan gerak. Model ini memungkinkan informasi digital 3D untuk anjing baru - bentuk dan gerakannya - untuk ditangkap tanpa spidol dan peralatan mahal, tetapi sebaliknya menggunakan kamera RGBD tunggal. Sedangkan kamera digital normal merekam warna merah, hijau dan biru (RGB) di setiap piksel dalam gambar, kamera RGBD juga merekam jarak dari kamera untuk setiap piksel.

Peneliti PhD Sinéad Kearney mengatakan: "Ini adalah pertama kalinya gambar RGBD digunakan untuk melacak gerakan anjing menggunakan kamera tunggal, yang jauh lebih terjangkau daripada sistem penangkapan gerak tradisional yang membutuhkan banyak kamera.

"Teknologi ini memungkinkan kami mempelajari pergerakan hewan, yang berguna untuk aplikasi seperti mendeteksi kepincangan pada anjing dan mengukur pemulihannya dari waktu ke waktu."

"Untuk industri hiburan, penelitian kami dapat membantu menghasilkan gerakan hewan virtual yang lebih otentik dalam film dan video game. Pemilik anjing juga dapat menggunakannya untuk membuat representasi digital 3D dari hewan peliharaan mereka di komputer mereka, yang sangat menyenangkan!"

Tim mempresentasikan penelitian mereka di salah satu konferensi AI terkemuka dunia, konferensi CVPR (Computer Vision and Pattern Recognition) pada 17 dan 18 Juni yang lalu.

Tim juga telah mulai menguji metode mereka pada gambar yang dihasilkan komputer dari hewan berkaki empat lainnya termasuk kuda, kucing, singa dan gorila, dengan beberapa hasil yang menjanjikan. Mereka bertujuan di masa depan untuk memperluas dataset hewan mereka untuk membuat hasilnya lebih akurat; mereka juga akan membuat dataset tersedia untuk penggunaan non-komersial oleh orang lain.

Profesor Darren Cosker, Direktur CAMERA, mengatakan: "Sementara ada banyak penelitian tentang analisis otomatis gerak manusia tanpa spidol, kerajaan hewan sering diabaikan.

"Penelitian kami adalah langkah menuju membangun model 3D yang akurat dari gerakan hewan bersama dengan teknologi yang memungkinkan kami untuk mengukur gerakan mereka dengan sangat mudah. Ini memiliki banyak aplikasi menarik di berbagai bidang - mulai dari ilmu kedokteran hewan hingga video game."

(Materials provided by University of Bath)

***
Solo, Senin, 13 Juli 2020. 12:30 pm
'salam cerdas penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
ilustr: DokPri

0 comments:

Posting Komentar