Welcome...Selamat Datang...

Minggu, 22 September 2013

Ssst… Ada Gosip, Nih


Anda hobi bergosip? Jangan khawatir. Menurut psikolog, bergosip itu menyehatkan mental kita. Bergosip adalah cara untuk mempertahankan status sosial dan hubungan pertemanan. Dengan bergosip kita mengenal siapa diri kita dan bagaimana posisi kita dalam lingkungan sosial.

Jika obyek gosip adalah seorang dengan status sosial yang lebih tinggi dari kita, biasanya kita akan lebih tertarik mendengar hal-hal negatif tentang dia. Mengapa? Karena informasi yang negatif mengenai orang itu dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan status sosial kita di masyarakat, sekaligus menjatuhkan martabat orang itu. Tapi jika gosip itu mengenai seseorang yang kita rendahkan, kita akan mendengar dengan cermat. Jangan-jangan orang itu lebih beruntung daripada kita.

Gosip juga bermanfaat untuk menegakkan standar moral di suatu komunitas. Bila dua orang memperbincangkan seseorang yang melakukan tindakan menyimpang berarti mereka tengah menetapkan hal-hal yang pantas dan tabu di lingkungan mereka. Kita semua harus memahami peraturan tak tertulis yang berlaku di lingkungan sosial kita. Gosip tentang hal penting dapat membantu kita menetapkan, mendiskusikan, menyebarluaskan dan menaati peraturan tak tertulis itu.

Kabar yang tak menyenangkan tentang diri kita, dapat dijadikan sebagai bahan introspeksi diri. Gosip dapat menjadi alat bagi kita untuk membandingkan diri dengan orang lain.

Fungsi gosip bahkan bisa lebih penting lagi. ‘Sebuah cara menyingkap kebenaran’. Dengan bergosip kita saling bertukar kebenaran yang kalau tidak dibicarakan tidak akan pernah terungkap selamanya. Gosip memberi gambaran yang lebih jelas bagaimana kehidupan manusia sesungguhnya. Selamat bergosip!

Salam damai penuh cinta.

***
Solo, Sabtu, 3 Agustus 2013
Suko Waspodo

0 comments:

Posting Komentar