Welcome...Selamat Datang...

Rabu, 15 Juli 2020

Komet Kecil yang Nakal



















ada komet kecil yang tinggal di dekat bima sakti
dia suka berkeliaran di malam hari 
dan melompat-lompat serta bermain

ibu dari komet itu adalah bintang tua yang sangat indah
dia biasa memarahi anaknya 
yang ceroboh karena menjelajah terlalu jauh

dia memberitahunya tentang matahari 
yang mencintai bintang-bintang untuk membantu
dan yang meminta tidak ada hiburan 
yang lebih baik daripada di melahap komet

tetapi bukannya tumbuh hati-hati 
dan menunjukkan rasa takut yang tepat
komet kecil yang bodoh itu 
semakin dekat dan semakin dekat

dia menggerakkan ekornya yang kekar 
di tempat yang bisa dilihat matahari
dan main mata dengan mars tua
dan sama berani serta pemberani

dia tertawa untuk mencemooh 
bintang-bintang sepi yang tidak pernah gusar
dia berkata tidak ada kesenangan dalam hidup 
kecuali jika engkau memberanikan diri keluar

dia suka membuat planet-planet menatap
dan berharap tidak ada kegembiraan yang lebih baik
daripada hanya melihat teleskop 
yang diarahkan padanya dari bumi

dia bertanya-tanya berapa banyak bintang 
yang bisa melewati malam dan siang
dan biarkan rembulan yang kian renta 
mendapatkan semua cinta dan pujian

dan ketika dia berbicara serta melemparkan kepalanya 
dan mengubah jejaknya yang bersinar
bintang ibu sepuh yang tenang itu sedih
pipinya menjadi pucat dan semakin pucat

karena dia telah tinggal di sana 
di langit sejuta tahun atau lebih
dan dia pernah mendengar komet 
berbicara dengan cara ini sebelumnya

dan pada akhirnya berakhirlah kesenangan dari komet ini
dia pergi sedikit terlalu jauh dan menghilang di matahari

tidak lagi dia mengayunkan jejaknya 
yang bersinar di depan mata seluruh dunia
tetapi bintang-bintang pendiam 
yang selalu ditertawakannya setiap malam

***
Solo, Minggu, 28 April 2019. 6:06 pm
'salam damai penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
kompasiana
pepnews
ilustr: Marzia Khanom

0 comments:

Posting Komentar