Welcome...Selamat Datang...

Senin, 28 Maret 2022

Manajemen Konflik [4] Memahami Konflik dan Cara Mencegahnya


Ketidaksamaan dalam kepentingan, proses berpikir, kebutuhan, sikap individu mengakibatkan konflik. Ini didefinisikan sebagai bentrokan antar individu yang mengakibatkan perselisihan verbal, kekerasan fisik dan ketegangan. Konflik tidak pernah memberikan solusi apa pun untuk suatu masalah, melainkan hanya memperburuk situasi. Ini mengarah pada rasa tidak hormat di antara individu, menghambat produktivitas dan individu sering merasa kehilangan motivasi setelah bertengkar.

Konflik harus dicegah pada waktu yang tepat untuk menghindari ketegangan dan dampak buruk lainnya. Dalam skenario seperti itu, manajemen konflik muncul.

Manajemen Konflik melibatkan langkah-langkah yang dilakukan untuk mencegah konflik pada waktu yang tepat dan juga membantu menyelesaikannya secara efektif dan lancar. Tidak ada konflik yang bisa dimulai dengan sendirinya. Harus ada kejadian atau kejadian untuk memicu hal yang sama. Melalui manajemen konflik, seseorang benar-benar menemukan kemungkinan kejadian yang dapat memulai konflik dan berusaha sebaik mungkin untuk menghindarinya.

Mari kita pahami manajemen konflik dengan bantuan sebuah contoh.

Jenny dan Joe adalah bagian dari tim branding yang dipimpin oleh Thomas. Jenny dan Joe tidak pernah rukun, sebuah fakta yang diketahui oleh Thomas. Sejak awal, Thomas telah dengan hati-hati memetakan bidang tanggung jawab utama untuk Jenny dan Joe. Dia telah dengan tegas menginstruksikan keduanya untuk tidak ikut campur dalam pekerjaan satu sama lain dan berkomunikasi melalui email yang menandai salinan karbon kepadanya juga. Apa yang sebenarnya coba dilakukan Thomas di sini? Ia hanya berusaha menghindari konflik antara Jenny dan Joe agar mereka dapat memberikan yang terbaik dan tidak membuang waktu dan energi mereka untuk bertengkar.

Sangat penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat menyebabkan konflik. Seorang individu harus mempertimbangkan semua peristiwa yang memulai pertarungan untuk manajemen konflik yang efektif. Diskusi sangat membantu dalam mencegah konflik. Sebelum menerapkan ide baru, pastikan Anda berdiskusi dengan setiap orang yang terkait dengannya. Dengarkan apa yang orang lain katakan dan pertimbangkan juga pendapat mereka. Mengabaikan pandangan siapa pun dapat menyebabkan pertengkaran. Tidak ada dua individu yang dapat berpikir pada jalur yang sama tetapi selalu bijaksana untuk menemukan jalan tengah yang mempertimbangkan kepentingan semua orang.

Jangan biarkan masalah tidak terselesaikan, diskusikanlah saat semua peserta hadir. Jangan pernah mengkritik atau mengolok-olok siapa pun karena hal itu menyebabkan konflik. Jadilah pendengar yang baik dan efektif. Sapa semua orang dengan senyum hangat. Individu tidak boleh terlalu kaku dan terkadang harus belajar untuk berkompromi. Jangan menciptakan lingkungan yang akan menimbulkan ketidaksepakatan.

Di tempat kerja, transparansi harus dipertahankan di semua tingkatan dan harus ada satu titik kontak untuk menangani masalah individu. Bawahan harus memiliki akses yang mudah ke atasan mereka untuk menghindari kebingungan. Seseorang tidak boleh mengucapkan sepatah kata pun yang dapat melukai perasaan orang lain. Jika Anda menemukan situasi yang menurut Anda tidak sesuai, jangan mulai menyebarkan rumor; alih-alih duduk dengan orang lain yang terlibat dan menyelesaikan perbedaan secepat mungkin. Hindari backbiting karena ini adalah salah satu alasan terkuat untuk konflik.

Selalu tanyakan pada diri sendiri apakah pertarungan akan menguntungkan Anda atau tidak? Apa yang akan Anda capai dari pertarungan? Jangan pernah memprovokasi orang lain untuk berkelahi karena hal itu hanya akan menciptakan lingkungan yang negatif dan menambah ketegangan seseorang. Jangan selalu mendukung teman Anda dan menentang orang yang tidak Anda kenal. Berdirilah dengan apa yang benar dan selalu koreksi orang lain jika dia salah, tetapi dengan sopan. Meskipun konflik tidak melibatkan Anda, jangan hanya mengabaikannya, melainkan segera turun tangan untuk menenangkan individu. Jadilah mediator yang baik dan cobalah untuk menyelesaikan masalah dengan mengingat semua orang.

Manajemen konflik membantu individu untuk memahami penyebab konflik dan membantu mencegahnya pada waktu yang tepat.

***
Solo, Selasa, 2 Maret 2021. 10:34 am
'salam sukses penuh cinta'
Suko Waspodo
antologi puisi suko
ilustr: WashULaw - Washington University in St. Louis

0 comments:

Posting Komentar